Kabupaten Tangerang,- (Nawacitalink.com)
Senin 24 Juli 2023 Sekolah merupakan suatu bentuk organisasi yang mempunyai budaya tersendiri, dari sistem yang utuh dan khas, Kekhasan budaya sekolah tidak lepas dari visi dan proses pendidikan yang berlangsung, Suatu sekolah dapat membentuk dan mengatur budaya yang ada, karena pembentukan dan manajemen budaya sekolah yang baik akan mendukung terciptanya sekolah yang efektif.
Taruna contohnya Ketarunaan merupakan salah satu budaya yang dapat diterapkan di perguruan tinggi atau sekolah, lebih tepatnya Sekolah Menengah Atas/ Kejuruan (SMA/K) karena usia yang dinilai sudah cukup matang. Ketarunaan merupakan sistem pendidikan yang dapat dijumpai di beberapa Perguruan Tinggi, SMA, dan SMK di Indonesia. Ketarunaan merupakan suatu sistem pendidikan yang menerapkan prinsip militer dengan tujuan membentuk karakter peserta didik, akan tetapi penerapan prinsip bukanlah prinsip murni militer.
Berdasarkan pendapat tersebut, sekolah berbasis ketarunaan memiliki makna sebagai sistem pendidikan yang menerapkan prinsip-prinsip dasar militer. Prinsip yang diterapkan bukanlah militer murni akan tetapi dasar taruna (kegiatan pelatihan-pelatihan) yang digunakan dalam militer. Tujuannya adalah untuk menanamkan karakter, khususnya karakter kedisiplinan dan pembentukan kepribadian yang baik pada peserta didik.
Pelaksanaannya mampu mencegah dan mengatasi penyimpangan pada kepribadian anak sehingga anak dapat berkembang dengan baik. Sekolah dengan basis ketarunaan dalam kesehariannya, secara fisik memiliki ciri tersendiri salah satunya di Kab. Tangerang yang menerapkan budaya sekolah berbasis ketarunaan adalah SMK Negeri 12 legok.
Dalam sekolah ini ketarunaan diterapkan sejak didirikannya sekolah, Lembaga pendidikan ini merupakan salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di Kab. Tangerang dengan basis ketarunaan untuk diterapkan sebagai budayanya. Budaya ketarunaan yang diterapkan merupakan kehendak dari sekolah dan berbeda dengan Sekolah Menengah Atas. Penerapan Sistem Ketarunaan di SMK Negeri 12 legok.
Berbeda dengan taruna sana taruna sini, karena kita membuat sendiri sistem tarunanya.” Suasana taruna sangat kental terasa pada lingkungan sekolah. Dalam setiap kegiatan di lingkungan sekolah, penyebutan bagi peserta didik adalah taruna dan taruni. Tidak hanya berseragam layaknya personel militer, peserta didik juga bersikap dan memiliki daya tarik yang karismatik, di tambah lagi dalam lingkungan sekolah juga mampu menjadi sarana yang baik untuk peserta didik dalam melatih fisik menjadi lebih baik.
Meskipun pegawai kebersihan hanya berjumlah dua orang, yang mendasari kebersihan lingkungan sekolah ini karena adanya kerja bakti setiap bulannya, selain itu adanya aturan hukuman berupa membersihkan halaman sekolah apabila terjadi pelanggaran. Bukan hanya menekankan pada kedisiplinan, SMK Negeri 12 legok juga membentuk karakter peserta didik melalui peningkatan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sesuai dengan visi sekolah yaitu “Terwujudnya Peserta Didik Yang Beriman, Cerdas, Terampil, Mandiri Dan Berwawasan Global pungkas M. Akrom selaku kepala sekolah SMK Negeri 12 legok Kab Tangerang.
(JOAN)