Pangkalan Bun,- (Nawacitalink.com)
Suasana baru ditampilkan Komandan Pangkalan Udara Pangkalan Bun, Letkol Pnb Ignatius Widi Nugroho, ST, MDSS yang baru lebih kurang satu bulan menjabat dalam menerima Para Insan Pers sebagai kegiatan menjalin komunikasi timbal balik antara TNI-AU Lanud Iskandar dengan Insan Pers yang berkegiatan kerja di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Tampilan baru yang dimaksud adalah, kalau sebelum-sebelumnya hanya dilakukan di dalam ruangan, untuk yang kali ini sangat berbeda.
Setelah melakukan bincang-bincang santai dengan cukup beragam topik tentang pengetahuan keberadaan Lanud Iskandar dengan sejarah yang sangat penting untuk cikal bakal lahirnya Paskhas TNI-AU yang dulu dikenal dengan KOPASGAT atau Komando Pasukan Gerak Cepat AURI karena di Desa Sambi Kecamatan Arut Utara Kabupaten Kotawaringin Barat, pada tanggal 17 Oktober 1947 dilakukan penerjunan Pasukan Payung Pertama yang keseluruhan Pasukan Terjun Payung adalah Pejuang Udara dari Putra Dayak yang dikomando oleh Mayor Udara Tjilik Riwut, pengetahuan tentang kedirgantaraan serta tugas dan tanggung jawab TNI-AU dalam mengawal dan menjaga ruang udara NKRI, juga banyak hal lainnya untuk keberadaan dan perkembangan keberadaan Pangkalan TNI-AU Iskandar Pangkalan Bun kedepannya di ruang VVIP Lanud Iskandar.
Setelah dari ruang tunggu VVIP Lanud Iskandar, Danlanud Letkol Pnb Ignatius Widi Nugroho, ST, MDSS mengajak seluruh Insan Pers menuju apron stop landing pesawat yang saat itu sedang mendarat sebuah PAUM jenis NC 295 yang dikomandani Kapten Pilot Lettu Pnb Jeffry.
Peristiwa bincang-bincang bersama Insan Pers dibawah sayap pesawat angkut TNI-AU itulah yang membuat suasana sangat berbeda dan dianggap kejadian silaturahmi yang baru terjadi untuk insan pers di Pangkalan Bun.
Tentang masukan dari Wartawan Nawacitalink.com. agar Danlanud Letkol Pnb Ignatius Widi Nugroho, ST, MDSS untuk memasang nama-nama anggota pasukan terjun payung untuk nama jalan, gedung, komplek perumahan dan mess dilingkungan Lanud Iskandar, Letkol Widi Nugroho sangat mengapresiasi dan akan dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama agar akar sejarah kekhususan Lanud Iskandar dapat dilihat dilingkungan TNI-AU Lanud Iskandar, ujar Letkol Widi Nugroho.
(adtambunan-korwilkalteng/liputan).