Ogan Ilir Sumsel,- (Nawacitalink.com)
Sempat tertunda karena dampak Corona Virus-19 dimusim haji Tahun sebelumnya,Alhamdulillah puji syukur ke hadirat Allah.SWT kini
Keluarga Besar Umaiyah Abusama serta istrinya Yunida putih karang , pada hari jum’at, 12 Mei 2023 Ba’da Asyar melaksanakan acara syukuran dan doa bersama atas keberangkatan Ayahanda Umaiyah Abusama serta ibundanya Yunida putih karang menuju Baitullah melaksanakan ibadah haji untuk menunaikan rukun Islam yang ke-5, pada tahun 1444 Hijriah 2023 Masehi ini.
Syukuran yang diadakan di kediaman Umaiyah Abusama di Desa Lubuk Bandung Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir ini dihadiri oleh Kepala Desa lubuk Bandung yaitu Sayuti beserta jajaran ,BPD ,serta jajarannya dan juga dihadiri oleh keluarga besar dari Umaiya Abusama dan istrinya Yunida Putih karang dan masyarakat Desa setempat.
Dalam sambutannya mantan Kades Lubuk Bandung Ogan Ilir. Muklis anak ke Tiga dari pasangan Umaiyah dan Yunida ini menyampaikan kepada tamu undangan yang hadir di acara syukuran tersebut agar mendoakan kedua orang tuanya ini dalam keberangkatan menunaikan ibadah haji pada Tahun 1444 hijriah ini agar dapat melaksanakan rangkaian prosesi ibadah haji dengan lancar.Dan dalam melaksanakan ibadah ini, semoga diberikan kesehatan dan keselamatan tanpa kendala sesuatu apapun dari berangkat sampai pulang ke tanah air, ” imbuhnya.
Di tempat yang sama,mewakili keluarga ustad Juliadi menantu Umaiyah sekaligus sebagai pembimbing haji ini dalam pesan yang disampaikannya, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas segala salah dan khilaf kedua orang tua kami dalam bergaul sehari-hari dan menurutnya panggilan haji kedua orang tua kami ini merupakan undangan yang telah ditakdirkan Allah kepada hambaNya, panggilan ibadah haji ini bisa diberikan kepada siapapun tanpa memandang harta dan jabatan. Dan hanya menunggu waktu saja, ” ucapnya.
Acara tersebut berjalan dengan penuh khidmat ditutup dengan Doa bersama yang dipimpin oleh ustad Munzili dari Desa Betung kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan ilir propinsi Sumatera Selatan.
(Budi)