Warga RT 01 RW 03 Kel.Sukabakti Kec.Curug Menuntut,” Agar Proyek PDAM Dalam Gelar Pekerjaan Juga Memikirkan Dampak Lingkungan

Sabtu, 3 September 2022

Kabupaten Tangerang,- (Nawacitalink.com)

3 September 2022 RT 01 RW 03 Kelurahan Sukabakti Kecamatan Curug. marah kemudian menghentikan proyek Air Minum (PDAM) yang di gelar di kelurahan Sukabakti, kecamatan Curug, kabupaten Tangerang provinsi Banten Sabtu Pagi Jam 09.30 WIB.

Dari hasil informasi yang didapat dari warga yang terdampak, Galian tersebut membuat saluran drainase tertutup oleh lumpur, sehingga air masuk ke rumah warga.
Selain itu tanah bekas galian terlihat menumpuk dan mengotori jalan, serta sudah 5 kali kendaraan yang terperosok, hal itu terjadi karna tidak adanya rambut – rambu peringatan yang terpasang.

Ubay salah satu warga saat di mintai keterangan mengatakan wajar saja kita protes pak,” sebab mereka kerja sema’u nya saja tidak memikirkan dampak nya
Kami minta penggalian dihentikan dahulu, karna bekas galian yang lama saja Tidak dirapikan. Sudah bikin lubang yang baru.

Belum lagi kalau turun hujan,” seperti Kemarin benar – benar parah, jalanan berubah warna menjadi kuning kecoklatan, tidak ubahnya seperti kubangan lumpur, yang pastinya membuat jalan menjadi licin dan,” bukan cuma sekali roda mobil masuk kedalam lubang bekas galian itu, tapi sudah sering terjadi. Yang lebih parahnya lagi kemarin saat hujan turun, saya lihat air kuning kecoklatan itu sampai masuk ke rumah warga, karna saluran air sudah tertutup oleh tanah bekas galian.

Helmi selaku Porum RW, yang ikut turun kelapangan mengatakan. warga hanya meminta proses penutupan bekas penggalian dan saluran Air dilakukan dengan benar.
“Tidak marah, warga hanya kesal dengan penggalian itu. Tapi kita sudah mediasi tadi dan kita minta pihak dari proyek, menghentikan dulu penggalian sebelum semua tuntutan warga dipenuhi,” kata Helmi.

Sementara itu, Fauzi saat di konfirmasi menjelaskan, bahwa dirinya hanya di tugaskan oleh atasannya, mewakili Pelaksana untuk bertanggung jawab di lokasi pekerjaan. Namun dia mengaku, tidak mengetahui nama dari perusahaan yang melaksanakan pekerjaan ini. Dan akan menyampaikan keluhan warga ke atasanya.

(Joan)

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait

bannernew

Perkembangan Virus Corona

Baca Juga

Berita Terpopuler