Presiden Jokowi Diperkirakan Siap Berkantor Di IKN Akhir Juli 2024

Minggu, 21 Juli 2024
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":3},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

IKN, – (Nawacitalink.com)

Presiden Joko Widodo diperkirakan akan mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada akhir Juli 2024, meski pembangunan menghadapi kendala cuaca.

Informasi ini disampaikan oleh Ali Mochtar Ngabalin, Tenaga Ahli Utama Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP),Sabtu (20/7/2024).

“Akhir Juli, clear bisa berkantor,” ujar Ngabalin

Ia menambahkan bahwa tim dari berbagai instansi pemerintah, termasuk KSP, Setneg, PUPR, dan Setkab, telah kembali ke IKN pada tanggal 17 Juli untuk melanjutkan pekerjaan.

Ngabalin melaporkan bahwa instalasi dasar seperti air dan listrik sudah terpasang di IKN. Namun, cuaca menjadi tantangan utama dalam proses pembangunan.

“Ini cuma 6-5 hari belakangan ini kan hujan, sama sekali orang enggak bisa kerja,” jelasnya.

Presiden Jokowi sendiri telah mengkonfirmasi kendala cuaca ini.

Dalam pernyataannya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur,Jokowi menyatakan, “Kemarin memang targetnya kan Juli, tetapi kan lihat ke IKN, tiap hari hujan terus, hujan deras banget.”

Meski demikian, Jokowi menekankan bahwa pembangunan IKN adalah proyek jangka panjang.

“IKN itu kan bukan dibangun 2 tahun 3 tahun, ini sebuah mimpi besar jangka panjang, proyek jangka panjang. Mungkin 15-20 tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Ngabalin mengungkapkan adanya minat investasi dari beberapa negara asing.

“Ini lagi antri loh, kemarin saja saya terima tiga (negara untuk minat investasi) Korea, China, sama Emirat,” tuturnya.

Pembangunan IKN saat ini masih dalam fase pertama, yang fokus pada pusat inti pemerintahan yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Meskipun ada tantangan cuaca, pemerintah optimis dapat memenuhi target untuk mulai beroperasi di IKN pada akhir Juli 2024.

(Rls/Red)

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait