Kita Muda Tangerang (KMT) Menggelar Giat Tangerang Lawyers Club (TLC) Capter II

Senin, 13 Juni 2022

Kabupaten Tangerang,- (Nawacitalink.com)

Minggu, 12 Juni 2022 Kita Muda Tangerang (KMT) menggelar giat Tangerang Lawyers Club (TLC) Capter II dengan tema Menyoal Kepentingan Daerah: Apa Urgensi Pembentukan Kota Tangerang Tengah.

Bahwa rencan pembentukan kota tangerang tengah yang di inisiatori oleh Badan Persiapan Pembentukan-Kota Tangerang Tengah (BPP-KTT) meliputi kecamatan cisauk, legok, pagedangan, kelapa 2, curug, serta yang terbaru yaitu panongan menjadi topik pembahasan pada diskusi panel tersebut.

Pada kegiatan TLC Capter II itu dihadiri oleh Narasumber: Muchlis S.H (Ketua Fraksi PDIP DPRD Prov. Banten), Rispanel Arya S.ST.M.M (Anggota DPRD Kab. Tangerang Fraksi PKS), H. Yani Sutisna (Asisten Daerah I Kab. Tangerang), Subandi Misbah (Direktur Visi Nusantara).

Muchlis S.H mengatakan bahwa rencana pembentukan kota tangerang tengah diharapkan tidak terburu2 diawal, sebab mengingat status moratorium yang belum dicabut, namun ia memberikan atensi agar rencana pembentukan daerah kota baru harus bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan sosial.

Pada saat pertama kali BPP-KTT menemui saya untuk memberikan pendapat, maka yang saya ingatkan adalah pembentukan kota tangerang tengah harus berdasarkan konsensus bersama, dan memiliki tujuan mewujudkan kesejahteraan sosial. Ujar Muchlis

Rispanel Arya S.ST.M.M yang juga merupakan dewan pembina BPP-KTT mengatakan pada dasarnya 6 Kecamatan yang berencana membentuk kota tangerang tengah ini memiliki keadaan yang lebih baik daripada wilayah lainya sebab khususnya dari infrastruktur yang cukup baik.

Jadi kalau bisa dikatakan keadaan 6 kecamatan yang berencana membentukan kota tangerang tengah ini memiliki keadaan yang baik untuk diajukan pembentukanya, khususnya keberadaan infrastruktur. Ujar Rispanel.

H. Yani Sutisna selaku perwakilan Pemerintah Daerah Kab. Tangerang mengatakan Bupati telah mempersilahkan rencana pembentukan daerah kota tangerang tengah.
Bahwa Bupati telah mempersilahkan, dan Pemerintah Daerah juga menambahkan satu kecamatan yaitu panongan, sehinggal total genap ada 6 kecamatan yang berencana tergabung dalam pembentukan kota tangerang tengah. Ujar Yani.

Subandi Misbah mengatakan bahwa siapapun yang menginisiatori pembentukan daerah baru maka harus mengikuti prosedur mekanisme alur sebagaimana tertuang dalam PP No.78 Tahun 2007.

Jangan sampai rencana pembentukan kota tangerang tengah tidak menyelesaikan prosedur dengan baik. Maka dari itu harus memulai melalui rapat musyawarah desa terlebih dahulu, jangan main deklarasi namun minim musyawar di tingkat pertama yaitu desa, ujar Subandi.
Selanjutnya Ilham Rachmat Selaku Ketua Kita Muda Tangerang yang juga penggagas Tangerang Lawyers Club Capter II ini mengatakan bahwa dialog ini merupakan upaya untuk memberikan ruang-ruang diskusi bebas terhadap persoalan2 di Kab. Tangerang, guna membangun Kab. Tangerang.

Jadi pada prinsipnya apapun persoalanya, tujuan dari diskusi ini adalah untuk menyatukan fikiran dan mindseat tentang rencana pembentukan kota tangerang tengah, hal tersebut berguna untuk sama sama memberikan masukan-masukan terbaik untuk Kab. Tangerang. Sehingga mau dia pro ataupun kontra pasti akan memberikan kesimpulan yang bisa diambil pembelajaranya. Ujar Ilham.

(Joan).

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait