Kades Dituding Lakukan Penyerobotan Lahan, Puluhan Warga Simpatisan Kades Datangi Kantor Desa Cigoong Selatan

Selasa, 31 Januari 2023

Lebak,-(Nawacitalink.com)

Puluhan warga beramai-ramai mendatangi kantor Desa Cigoong Selatan, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten. Untuk memberikan dukungan kepada kepala Desa atas permasalahan sebuah lahan yang di sebut sebut oleh salah satu oknum warga diduga diserobot oleh kepala Desa Cigoong Selatan. yang tak kunjung bisa terselesaikan,Selasa(31/01/2023).

menurut warga hal tersebut jelas telah mengganggu kondusifitas masyarakat serta dapat menghambat kepala Desa untuk menjalankan roda pemerintahan Desa, untuk itu warga yang mengaku sebagai simpatisan kepala Desa Cigoong Selatan meminta kepada pihak-pihak terkait untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut baik secara musyawarah atau pun secara Hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

” Permasalahan ini jelas jadi perbincangan dimasyarakat, kami sebagai warga meminta kepada pihak-pihak terkait untuk segera menyelesaikan masalah ini secepat mungkin baik secara musyawarah maupun secara hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia ” Pinta salah satu perwakilan Warga dengan Tegas.

” Jangan sampai jadi issu yang berlarut-larut harapan kami kepada semua pihak untuk segera menyelesaikan persoalan ini demi terciptanya kondusifitas masyarakat yang aman dan damai ” Tambahnya.

Sementara itu, Ahmad Supendri Kepala Desa Cigoong Selatan menjelaskan permasalahan tersebut berawal adanya salah satu warga yang mengaku lahannya diserobot, namun yang membuat ia heran tudingan tersebut di arahkan kepada PT. MUnch Cipta Bangun dan kepada dirinya selaku pemerintah Desa.

” Ada delapan surat dari warga tersebut melalui kuasa hukumnya, dan dari beberapa suratnya tersebut menyebut bahwa PT. Munch Cipta Bangun dan kepala Desa di duga telah melakukan penyerobotan lahan milik sdr. M yang berada di blok selapajang ” Jelas Kades.

Lebih lanjut kades menjelaskan, tanah yang disebut sebut oleh salah satu warga telah diserobot tersebut, sudah dijual kepada PT Munc Cipta Bangun seluas 2.597 M dan telah dibayar lunas.

Adapun salah satu warga menyebut tanahnya ada yang diserobot. Dalam pertemuan yang lakukan antara kepala Desa dengan kuasa hukum salah satu warga tersebut, kepala Desa menyampaikan jika memang benar hal tersebut pihaknya siap mempasilitasi untuk meminta pertanggungjawaban kepada pihak PT.

Namun sayangnya, pihak warga yang menyebut lahannya diduga diserobot tersebut dinilai enggan menyelesaikan permasalahan tersebut, karna hanya rentetan surat saja yang dilayangkan kepada kepala Desa.

” Semestinya jika memang benar ada hal seperti itu, silahkan segera kita selesaikan baik secara musyawarah ataupun secara hukum yang berlaku jangan sampai tergantung berkepanjangan seperti ini ” Ungkap Kades.

” Kami dari pihak Desa juga sudah beberpaa kali mengundang kepada yang bersangkutan namun selalu tidak hadir, bahkan yang terakhir polsek yang mengundang tetapi yang bersangkutan ataupun kuasa hukumnya tidak mengindahkan undangan tersebut ” Pungkasnya.

(Achmad N)

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait