Dibantu Masyarakat, Polisi Berhasil Tangkap Spesialis Bongkar Rumah Kosong, Kapolsek Beberkan Kronologinya

Rabu, 28 Desember 2022

Kubu Raya Kalbar,- (Nawacitalink.com)

Seorang pelaku spesialis bongkar rumah kosong ditangkap Polisi, diduga pelaku sempat melarikan diri dari kejaran Polisi, namun atas bantuan warga pelaku berhasil dibekuk.

Pelaku berinisial BR (49) asal Dusun Tanjung Wangi melakukan pembongkaran rumah kosong yang beralamat di Jalan Arteri Supadio Komplek Angkasa Permai Desa Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya pada hari Rabu 23 November 2022.

Aksi BR terendus warga pada saat melakukan pembongkaran tralis jendela di rumah kosong tersebut dan warga langsung menghubungi Polsek Sungai Raya untuk menindak lanjuti perbuatan BR.

Kapolsek Sungai Raya AKP Hasiolan Saragih, S.H, mengatakan, “ Perbuatan BR dilaporkan warga ke Polsek Sungai Raya, dimana posisi BR masih di dalam rumah kosong. Laporan warga direspon cepat oleh satuan reserse kriminal Polsek Sungai Raya Jajaran Polres Kubu Raya mendatangi TKP tersebut, kata Hasiolan diruang kerjanya, Selasa 27/12/22.

“ Namun kedatangan personil tercium, BR pun melarikan diri melewati ventilasi rumah dan meloncati pagar, namun naas pelarian nya terhenti akibat kepungan warga setempat sehingga kami dapat menangkap pelaku, terangnya

“di TKP (Rumah) kami menemukan barang bukti mendapati besi tralis sudah tersusun rapi dan sudah dalam keadaan terikat serta siap diangkut, terangnya

Hasiolan mengatakan, “ Personil melakukan interogasi singkat terhadap pelaku di TKP, dan pelaku mengakui perbuatannya, selanjutnya tersangka dan barang bukti berupa 9 (sembilan) buah besi tralis dan 1 buah Bener kami amankan ke Polsek Sungai Raya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut, tuturnya

Selanjutnya pemilik Rumah berinisial ET sekira jam 17.30 Wib datang ke Polsek Sungai Raya untuk melaporkan kejadian tersebut dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/392/XI/2022/ KALBAR / RES KUBU RAYA / SEK SUNGAI RAYA Tanggal 23 November 2022

“ Kami menghubungi korban pemilik rumah tersebut untuk datang melaporkan aksi yang dilakukan BR. Korban dalam hal ini mengalami kerugian sebesar Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah), tegas Hasiolan

Dan perlu diketahui posisi kasus saat ini sudah Tahap 1 di Kejaksaan Negeri Mempawah tinggal menunggu Tahap II untuk pelimpahan Tersangka dan barang bukti, tegas Hasiolan.
Atas perbuatannya BG dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun penjara

Penulis : Kontributor humas_resKR/Yuli

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait

bannernew

Perkembangan Virus Corona

Baca Juga

Berita Terpopuler